29 May 2010
Berita baik datang dari kota asal Bubur Manado ini. Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin yang terkenal suka “tawuran” akhirnya meninggalkan jejak di kota yang terkenal dengan wisata lautnya ini. Mereka berhasil memenagkan ‘tawuran” disana. Namun ini bukan sembarang tawuran, namun tarwuran antar robot yang dikenal sebagai Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas indonesia (KRCI) 2010 untuk regional V.
Yup.., itulah berita yang sedang hangatnya dari status-status di Facebook-ku. Para teman-teman yang sedang berlaga di sana segera memposting ketika dinyatakan sebagai juara 1 dari KRI dan KRCI Battle. Sebagai salah satu peserta yang bertanding disana yaitu Komunitas Cyber Tech (KCT), mereka pun membawa nama UNHAS sebagai robot terbaik di Regional V ini.

Sebagai teman dan juga mahasiswa UNHAS sendiri merasa begitu haru mendengar berita itu. Saya langsung teringat begitu keras perjuangan mereka untuk berlaga di sana. Mulai dari terpaksa harus membongkar dan memulai dari nol robot mereka dalam waktu kurang dari 2 minggu sebelum berangkat, mati-matian mencari dana untuk berangkat, sampai perjuangan mereka untuk mendapatkan makanan Halal selama di Manado. Namun tiada kata selain ucapan syukur yang patutu diucapkan melihat perjuanag mereka telah membuahkan hasil yang setimpal.
Namun kemenangan itu belum menjadi puncak dari kompetisi ini. Itu hanyalah seleksi regional saja. Masih ada kompetisi puncaknya, yaitu KRI dan KRCI tingkat Nasional pada Juli 2010 di Malang. Sang juara bertahanpun mulai terancam dari tim kita ini. Tahun lalupun kita mengukir prestasi, yaitu sebagai tim dengan skor tertinggi menggeser juara bertahan yang sebelum-sebelumnya meraih gelar itu.
Tinggi harapan saya sebagai teman mereka berharap untuk meraih gelar juara di tingkat Nasional tersebut. Agar UNHAS tidak dikenal sebagai tukang rusuh, namun dikenal dengan prestasinya. Amin.
oleh Iqbal Zakariah
dilansir dari; http://teknologi.kompasiana.com/group/terapan/2010/05/29/unhas-menang-tawuran-di-unsrat-manado/